Edukasi Proses Produksi dan Pengendalian Kualitas dalam Menjaga Konsistensi Produk Bakpia Wong Keraton

Authors

  • Fuad Aditya Efendi Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Oktaviani Permatasari Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Andini Dwi Safira Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Frizka Della Tasya Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Dhea Amanda Fitriana Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Mareta Dwi Purnomo Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Rizka Dwi Maulida Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Shofiatin Nur Hidayah Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Suci Febiyastin Putri Alja Universitas Mayjen Sungkono Author
  • Nur Gholib Ahlus Syahroni Universitas Mayjen Sungkono Author

DOI:

https://doi.org/10.64109/k94bjv70

Keywords:

bakpia, pengabdian kepada masyarakat, pengendalian kualitas, proses produksi, umkm

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun masih banyak menghadapi permasalahan pada aspek proses produksi dan pengendalian kualitas yang berdampak pada ketidakkonsistenan mutu produk. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Bakpia Wong Keraton yang menjalankan proses produksi secara manual sehingga berpotensi menimbulkan variasi produk dari segi bentuk, rasa, dan tingkat kematangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia UMKM dalam menerapkan proses produksi dan pengendalian kualitas guna menjaga konsistensi mutu produk bakpia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode partisipatif dan edukatif melalui observasi langsung, wawancara, edukasi, serta pendampingan penerapan pengendalian kualitas sederhana berbasis prinsip Statistical Process Control (SPC) dan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Bakpia Wong Keraton telah memiliki alur produksi yang cukup sistematis meskipun masih bersifat manual, serta menerapkan pengendalian kualitas berbasis pengawasan visual dan sensorik. Edukasi dan pendampingan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya standarisasi proses, konsistensi takaran bahan, dan pengawasan mutu pada setiap tahapan produksi. Kegiatan ini juga mendorong komitmen UMKM untuk menjaga kualitas produk secara berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan manajemen produksi dan pengendalian kualitas yang sederhana, aplikatif, dan sesuai karakteristik UMKM mampu mendukung konsistensi mutu produk serta meningkatkan daya saing usaha. Disarankan agar UMKM terus menerapkan pencatatan dan pengendalian kualitas secara konsisten sebagai upaya keberlanjutan usaha.

Downloads

Published

31-01-2026

Issue

Section

Articles