Penguatan Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal pada kondisi Bencana

Authors

  • Cyntia Hemas Febrina Universitas Dr. Soetomo Author

DOI:

https://doi.org/10.64109/e2xe0s48

Keywords:

sistem rujukan, maternal, neonatal, bencana, jawa timur

Abstract

Sistem rujukan maternal dan neonatal di wilayah rawan bencana menghadapi kendala infrastruktur dan koordinasi yang berisiko meningkatkan Maternal Mortality Ratio (MMR) serta Neonatal Mortality Ratio (NMR). Pengabdian ini bertujuan menguatkan sistem rujukan di tiga wilayah rawan bencana di Jawa Timur (Sidoarjo, Banyuwangi, dan Jember) melalui intervensi protokol berbasis komunitas dan optimalisasi teknologi digital sederhana. Pengabdian ini menggunakan desain survei operasional dan intervensi pada 150 kasus (75 maternal dan 75 neonatal) yang disertai pelatihan hybrid PONED/PONEK bagi 50 tenaga Kesehatan Intervensi berhasil menurunkan durasi rujukan secara signifikan dari 4 jam menjadi 2,8 jam (penurunan 30%). Analisis data mengonfirmasi penurunan MMR sebesar 25% (dari 250 menjadi 189 per 100.000 KH) dan NMR sebesar 18% (dari 20 menjadi 16 per 1.000 KH). Selain itu, kepatuhan terhadap pedoman rujukan meningkat dari 65% menjadi 95%. Pemanfaatan teknologi digital yang adaptif serta penguatan protokol rujukan berbasis komunitas terbukti efektif menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah terdampak bencana meskipun dalam kondisi keterbatasan sumber daya.

Downloads

Published

28-05-2026

Issue

Section

Articles